<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
> <channel><title>LPK Hiro &#187; magang jepang</title> <atom:link href="http://lpkhiro.com/tag/magang-jepang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://lpkhiro.com</link> <description>Solusi Tepat Magang Jepang</description> <lastBuildDate>Wed, 11 Apr 2012 03:50:08 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>諺Peribahasa</title><link>http://lpkhiro.com/belajar-bahasa-jepang/%e3%81%93%e3%81%a8%e3%82%8f%e3%81%96peribahasa/</link> <comments>http://lpkhiro.com/belajar-bahasa-jepang/%e3%81%93%e3%81%a8%e3%82%8f%e3%81%96peribahasa/#comments</comments> <pubDate>Wed, 20 Apr 2011 04:36:36 +0000</pubDate> <dc:creator>LPK Hiro</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar Bahasa Jepang]]></category> <category><![CDATA[magang jepang]]></category> <category><![CDATA[ことわざ]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://lpkhiro.com/?p=307</guid> <description><![CDATA[1. 花よりだんご。 Hana yori dango (lebih baik kue onde daripada bunga) Artinya “Memilih keuntungan yang nyata daripada sesuatu yang hanya indah di mata atau di hati.” 2. 水に流す。Mizu ni nagasu (mengalirkan ke air) Artinya “Melupakan [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. </strong><strong>花よりだんご。 Hana yori dango</strong> (lebih baik kue onde daripada bunga)</p><p>Artinya “Memilih keuntungan yang nyata daripada sesuatu yang hanya indah di mata atau di hati.”</p><p><strong>2. </strong><strong>水に流す。Mizu ni nagasu</strong> (mengalirkan ke air)</p><p>Artinya “Melupakan masalah-masalah lalu, dan mulai berbaikan lagi dari awal.”</p><p><strong>3. </strong><strong>雨降って地固まる。Ame futte ji katamaru</strong> (hujan turun tanah menjadi keras)</p><p>Artinya “Ada kalanya urusan menjadi bertambah lancar setelah melewati berbagai masalah dan kesulitan.”</p><p><strong>4. </strong><strong>猫に小判。Neko ni koban</strong>(uang logam emas untuk sang kucing)</p><p>Artinya “Bagaimanapun bernilainya sesuatu,tidak ada artinya bagi orang yang tidak mengerti.”</p><p>“Seperti monyet dipakaikan sutera.”</p><p><strong>5. </strong><strong>油を売る。Abura o uru</strong> (menjual minyak)</p><p>Artinya “Mengobrol di saat bekerja, menghabiskan waktu sehingga pekerjaan terlantar.”</p><p><strong>6. </strong><strong>雀の涙。Suzume no namida</strong> (air mata burung gereja)</p><p>Artinya “Sekecil air mata burung pipit .”</p><p>“Tidak ada arti saking kecilnya.”</p><p>“Seujung kuku.”</p><p><strong>7. </strong><strong>棚からぼた餅。Tana kara botamochi</strong> (kue ketan jatuh sendiri dari rak)</p><p>Artinya “Mendapatkan kebahagiaan/rezeki tanpa  perlu bersusah payah”.”Seperti tikus jatuh ke beras.”</p><p><strong>8. </strong><strong>大風呂敷を広げる。Oburoshiki o hirogeru</strong> (membentangkan kain buntelan)</p><p>Artinya “Omong besar yang tak ada artinya” atau“merencanakan sesuatu yang tidak mungkin bisa dilaksanaannya.”</p><p>“Tong kosong nyaring bunyinya.”</p><p><strong>9. </strong><strong>鶴の一声。Tsuru no hitokoe</strong> (sebuah pekikan burung bangau)</p><p>Artinya “Keputusan tercapai hanya dengan sepatah kata dari orang yang berpengaruh.”</p><p><strong>10. </strong><strong>井の中の蛙。I no naka no kawazu</strong> ((katak dalam sumur)</p><p>Artinya “Orang yang melihat sesuatu berdasarkan pengetahuannya yang sempit.”</p><p>“Seperti katak di bawah tempurung.”</p><p><strong>11. </strong><strong>猿も木から落ちる。Saru mo ki kara ochiru</strong> (monyet pun jatuh dari pohon)</p><p>Artinya “Orang yang ahli sekalipun tidak lepas dari kesalahan.”</p><p>“Sepandai-pandai tupai melompat,suatu saat jatuh ke tanah.”</p><p><strong>12. </strong><strong>渡りに船。Watari ni fune</strong> (Perahu muncul ketika menyeberang)</p><p>Artinya “Mendapatkaan jalan keluar secara kebetulan ketika sedang mengalami kesulitan.”</p><p>“Pucuk dicinta ulam tiba.”</p><p>“Mata mengantuk disorong bantal.”</p><p><strong>13. </strong><strong>一期一会。Ichigo-chie</strong> (pertemuan sekali seumur hidup)</p><p>Artinya “Menganggap pertemuan ini hanya sekali saja dalam seumur hidup,sehingga berusaha sebaik-baiknya,jangan sampai ada kesalahan.”</p><p><strong>14. </strong><strong>耳が痛い。Mimi ga itai</strong> (sakit perut)</p><p>Artinya “Memdengarkan kelemahan sendiri,membuat hati terasa sakit.”</p><p><strong>15. </strong><strong>二足のわらじ。Nisoku no waraji</strong> (2 pasaang sandal jerami)</p><p>Artinya “Seseorang yang mempunyai dua pekerjaan berbeda pada saat yang sama.”</p><p>“Sambil menyelam minum air.”</p><p><strong>16.</strong> <strong>住めば都。Sumeba miyako</strong> (kalau ditinggali,terasa bagaikan ibukota)</p><p>Artinya  “Betapapun tidak nyamannya suatu tempat,kalau sudah berbiasa akan    menjadi nyaman.”</p><p><strong> </strong></p><p><strong>17.</strong> <strong>七転び八起き。Nana-korobi  ya-oki</strong> (jatuh 7 kali,bangun 8 kali)</p><p>Artinya  “Tetap berjuang tanpa menyerah,walaupun berkali-kali gagal.”</p><p><strong> </strong></p><p><strong>18.</strong> <strong>口が軽い。Kuchi  ga karui</strong> (mulut ringan)</p><p>Artinya  “Orang yang suka membocorkan rahasia kepada orang lain, dan mengatakan sesuatu yang sebetulnya tidak perlu dibicarakan.”</p><p><strong> </strong></p><p><strong>19. </strong><strong>目が肥える。Me ga koeru</strong> (Mata menjadi gemuk)</p><p>Artinya  “Mempunyai banyak pengalaman, mengetahui nilai berharga, dan dapat   memilih barang-barang yang baik.”</p><p>“Sudah banyak makan asam garam.”</p><p><strong> </strong></p><p><strong>20. </strong><strong>顔が売れる。Kao ga ureru</strong> (muka laris)</p><p>Artinya  “Orang yang telah dikenal dan popular.”</p><p><strong> </strong></p><p><strong>21. </strong><strong>のれんに腕押し。Noren ni ude-oshi</strong> (bagaikan mendorong tirai kain)</p><p>Artinya  “Bagaimanapun kita berusaha mengahadapinya,tidak ada tanggapan sama           sekali.”</p><p>“Bagai melempar batu ke air.”</p><p><strong> </strong></p><p><strong>22. </strong><strong>竹を割ったよう。Take o watta yo</strong> (bagaikan bambu terbelah)</p><p>Artinya  “Orang yang bersifat lurus bagaikan bambu dibelah dua.”</p><p><strong> </strong></p><p><strong>23. </strong><strong>下駄を預ける。Geta o azukeru</strong> (menitipkan sandal bakiak)</p><p>Artinya  “Menyerahkan semua keputusan dan urusan sendiri kepada orang lain.”</p><p><strong> </strong></p><p><strong>24. </strong><strong>手を焼く。Te o yaku</strong> (membakar tangan)</p><p>Artinya  “Tidak tahu lagi bagaimana caranya menghadapi suatu masalah.”</p><p><strong>PERIBAHASA YANG LAIN</strong></p><p>青二才(あおにさい)=bau kencur, masih hijau<br
/> 空樽は音が高い(あきたるはおとがたかい)=tong kosong nyaring bunyinya<br
/> 暑さも寒さも彼岸まで(あつさもさむさもひがんまで)=masa yang mudah dilalui (tak begitu dingin dan juga panas), yakni saat penghujung musim panas dan penghujung musim semi (HIGAN)<br
/> 一石二鳥(いっせきにちょう)=sambil menyelam minum air, sekali merengkuh dayung, dua, tiga pulau terlampaui<br
/> 嘘も方便（うそもほうべん）=bohong demi kebaikan (ada kalanya bohong itu perlu)<br
/> 噂をすれば影（うわさをすればかげ）=kalau menggosip, orangnya pasti datang<br
/> 瓜二つ（うりふたつ）=bagai pinang dibelah dua (sesuatu yang mirip/serupa/kembar)<br
/> 鬼に金棒（おににかなぼう）=semakin bertambah kuat (seperti jin diberi gada)<br
/> 苦あり楽もあり（くありらくもあり）=ada senang ada susah<br
/> 苦しい時の神頼み（くるしいときのかみだのみ）=bahaya berlalu, Tuhan dilupakan (hanya saat ditimpa kesusahan saja berdoa/memohon kpd Tuhan)<br
/> 五十歩百歩（ごじゅうほひゃっぽ）=tak jauh beda, alhasil sama saja halnya (setali tiga uang)<br
/> 郷に入っては郷に従う（ごうにいってはごうにしたがう）=di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung<br
/> 転ばぬ先の杖(ころばぬさきのつえ)=sedia payung sebelum hujan<br
/> 弘法にも筆のあやまり（こうぼうにもふでのあやまり）=tiada gading yang tak retak; alkisah dulu ada orang bernama Gobo-san yang pandai sekali menulis kaligrafi Kanji<br
/> 先立つ物は金（さきだつものはかね）=uang adalah nomor satu/yang paling didahulukan adalah uang<br
/> 猿も木から落ちる（さるもきからおちる）=sepandai-pandai tupai melompat akhirnya gawal/jatuh juga<br
/> 酸いも甘いも噛み分ける(すっぱいもあまいもかみわける)=banyak makan asam garam (banyak pengalamannya/tahu seluk beluknya)<br
/> 住めば都（すめばみやこ）=tinggal di tempat baru, lama kelamaan terbiasa seperti kampung halaman sendiri<br
/> 十人十色（じゅうにんといろ）=sepuluh orang sepuluh warna; setiap orang berbeda akan pikiran dan kegemarannya<br
/> 棚から牡丹餅（たなからぼたもち）=seperti mendapat durian runtuh (mendapat rezeki yang tak diduga)<br
/> 泣き面に蜂（なきつらにはち）=waktu nangis tersengat lebah; sudah jatuh tertimpa tangga (mendapat kemalangan bertubi-tubi/berturut-turut)<br
/> 泥縄式（どろなわしき）=bersiap-siap atau berbenah diri setelah peristiwa terjadi<br
/> 七転び八起き（ななころびやおき）=jatuh tujuh kali bangun delapan kali; tidak patah semangat dan pantang menyerah<br
/> 寝耳に水（ねみみにみず）=kaget karena mendengar pertama kali tiba-tiba (bagai kuping tidur terkena air)<br
/> 猫に小判（ねこにこばん）=memberi barang kepada seseorang yang tidak tahu kegunaannya<br
/> 恥を受けるより白骨の方がまし(はじをうけるよりしろぼねのほうがまし)=lebih baik putih tulang daripada berputih mata (lebih baik mati daripada menanggung malu), lebih baik berkalang tanah daripada bercermin bangkai<br
/> 覆水盆に返らず(ふくすいぼんにかえらず)=air yang tumpah di baki tak bisa dikembalikan; nasi sudah menjadi bubur<br
/> 豚に真珠（ぶたにしんじゅ）=seperti kera diberi kaca/laksana kera mendapat bunga (mendapat sesuatu tapi tak tahu faedah/manfaatnya)<br
/> 実るほど頭の下がる稲穂かな(みのるほどあたまのさがるいなほかな)=seperti ilmu padi, makin berisi makin merunduk (seseorang yang semakin luhur dan mulia, namun semakin merendah hatinya)</p><p>井戸の蛙 大海を知らず (いどのかわず、たいかいをしらず)＝seperti katak dalam tempurung (ibarat orang yang sempit pengetahuan/wawasannya)</p><p><a
href="http://id.wikiquote.org/wiki/Kategori:Peribahasa_Indonesia" target="_blank">http://id.wikiquote.org/wiki/Kategori:Peribahasa_Indonesia</a><br
/> <a
href="http://www.wisma-bahasa.or.id/jpn/virtual/pribahasa/dai41-50.html" target="_blank">http://www.wisma-bahasa.or.id/jpn/virtual/pribahasa/dai41-5</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://lpkhiro.com/belajar-bahasa-jepang/%e3%81%93%e3%81%a8%e3%82%8f%e3%81%96peribahasa/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Hi­ro ki­rim sis­wa ke Je­pang</title><link>http://lpkhiro.com/berita/hiro-kirim-siswa-ke-jepang/</link> <comments>http://lpkhiro.com/berita/hiro-kirim-siswa-ke-jepang/#comments</comments> <pubDate>Sat, 09 Apr 2011 06:11:04 +0000</pubDate> <dc:creator>LPK Hiro</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category> <category><![CDATA[Feature]]></category> <category><![CDATA[On Media]]></category> <category><![CDATA[magang jepang]]></category> <category><![CDATA[solopos]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://lpkhiro.com/?p=274</guid> <description><![CDATA[So­lo (Es­pos) Lem­ba­ga Pe­la­tih­an Ker­ja (LPK) Hi­ro akan me­ngi­rim­kan dua sis­wa un­tuk meng­ikuti ma­gang di per­usa­ha­an di Je­pang. Ke­gi­at­an ini di­la­ku­kan se­la­ma ti­ga ta­hun dan pem­be­rang­kat­an­nya di­ba­gi da­lam dua ta­hap. Ta­hap I Muh Af­dhoh, 27, [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>So­lo (Es­pos) </strong> Lem­ba­ga Pe­la­tih­an Ker­ja (LPK) Hi­ro akan me­ngi­rim­kan dua sis­wa un­tuk meng­ikuti ma­gang di per­usa­ha­an di Je­pang. Ke­gi­at­an ini di­la­ku­kan se­la­ma ti­ga ta­hun dan pem­be­rang­kat­an­nya di­ba­gi da­lam dua ta­hap.</p><p>Ta­hap I Muh Af­dhoh, 27, su­dah be­rang­kat pa­da Se­nin (4/4) dan ta­hap II, Sa­bar, 29, akan be­rang­kat Sab­tu (23/4) men­da­tang..<br
/> Ke­pa­la Pe­nem­pa­tan Lu­ar Ne­ge­ri LPK Hi­ro, Dar­man­to S.S, me­nga­ta­kan sis­wa-sis­wa yang meng­ikuti prog­ram ma­gang di Je­pang sa­at ini se­ba­nyak 101 pe­ser­ta. “In­for­ma­si yang di­him­pun da­ri mit­ra ka­mi di Je­pang ak­ti­vi­tas per­eko­no­mi­an Je­pang khu­sus­nya yang ada di area ben­ca­na ma­sih pa­da ta­hap<em> re­co­ve­ry</em>. Di wak­tu men­da­tang akan di­bu­tuh­kan ba­nyak pe­ser­ta ma­gang bi­dang kon­struk­si “, ujar Dar­ma­nto, da­lam ri­lis yang di­te­ri­ma Es­pos, Ka­mis (7/4). &#8211; Oleh : <strong>mg245</strong></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://lpkhiro.com/berita/hiro-kirim-siswa-ke-jepang/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>LPK Hiro Kirim Siswa Magang</title><link>http://lpkhiro.com/berita/disnakertrans-dki-cari-300-pemuda-untuk-magang-di-jepang/</link> <comments>http://lpkhiro.com/berita/disnakertrans-dki-cari-300-pemuda-untuk-magang-di-jepang/#comments</comments> <pubDate>Mon, 24 Aug 2009 06:11:07 +0000</pubDate> <dc:creator>LPK Hiro</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category> <category><![CDATA[On Media]]></category> <category><![CDATA[magang jepang]]></category> <category><![CDATA[pemagangan jepang 2011]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://lpkhiro.com/?p=18</guid> <description><![CDATA[Pada Agustus 2009, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Hiro kembali mengirim empat siswanya untuk mengikuti Program Magang ke Jepang selama tiga tahun. Menurut Ketua Program Pemagangan Darmanto SS, pemberangkatan program magang dilakukan dua tahap. Pertama, dua [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Pada Agustus 2009, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Hiro kembali mengirim empat siswanya untuk mengikuti Program Magang ke Jepang selama tiga tahun.</p><p>Menurut Ketua Program Pemagangan Darmanto SS, pemberangkatan program magang dilakukan dua tahap. Pertama, dua orang yaitu Agung Prasetyo (Kendal) dan Agung Nugroho (Klaten). Keduanya diberangkatkan 19 Agustus lalu untuk magang di perusahaan pengecoran. Tahap kedua, diberangkatkan dua orang Dadang (Magetan) dan Eko Nur Mulyadi (Karanganyar) pada 21 Agustus lalu.</p><p>Mereka magang di perusahaan manufaktur kapal. Selama Januari hingga Agustus 2009, tercatat 30 siswa sudah diberangkatkan dalam program magang ke Jepang. (Sumber: SUARA MERDEKA Senin, 24 Agustus 2009)</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://lpkhiro.com/berita/disnakertrans-dki-cari-300-pemuda-untuk-magang-di-jepang/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Strategi Pengembangan Program Magang Jepang</title><link>http://lpkhiro.com/tips-artikel/strategi-pengembangan-program-magang-jepang/</link> <comments>http://lpkhiro.com/tips-artikel/strategi-pengembangan-program-magang-jepang/#comments</comments> <pubDate>Fri, 19 Jun 2009 23:23:09 +0000</pubDate> <dc:creator>LPK Hiro</dc:creator> <category><![CDATA[Tips & Artikel]]></category> <category><![CDATA[magang jepang]]></category> <category><![CDATA[pemagangan jepang 2011]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://lpkhiro.com/?p=28</guid> <description><![CDATA[Magang Jepang pada dasarnya adalah model pelatihan kerja yang pantas menjadi program unggulan. Program ini, secara langsung memberikan kontribusi terhadap pengurangan pengangguran. Apa lagi...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Magang Jepang pada dasarnya adalah model pelatihan kerja yang pantas menjadi program unggulan. Program ini, secara langsung memberikan kontribusi terhadap pengurangan pengangguran. Apa lagi, kalau setiap alumni magang dapat membuka usaha dengan modal tabungan yang dibawa, kontribusi program ini terhadap pengurangan pengangguran menjadi semakin besar.</p><p>Walaupun demikian, bukannya tidak ada kekurangan. Bagaimanapun harus diakui, jumlah pengiriman dari tahun ke tahun tidak menunjukan kecenderungan meningkat dan dalam jumlah relatif kecil masih ada saja peserta yang melakukan pelanggaran kesepakatan kerja. Sedangkan cerita lainnya, adalah ludesnya uang sebagian alumni lantaran besarnya nafsu komsutif. Pada hal, semestinya kalau saja mereka dapat membuka usaha, apapun macamnya pasti dapat menyerap tenaga kerja disekitarnya.</p><p>Berdasarkan itu, diperlukan strategi pengembangan program yang berorientasi pada peningkatan kontribusi terhadap pengurangan pengangguran. Strategi yang dapat direkomendasikan adalah; <strong>pertama</strong> peningkatan jumlah peserta magang. <strong>kedua</strong>, mengurangi tingkat pelanggaran kesepakatan selama magang;<strong> ketiga</strong>: pengembangan program pendampingan alumni pasca magang.</p><p><strong>Peningkatan Jumlah Peserta Magang�<br
/> </strong>Dapat dipahami untuk meningkatkan jumlah peserta memang bukan perkara mudah. Kuota pengiriman peserta magang sangat terbatas, selain itu masih harus dibagi-bagi untuk propinsi lain. Tetapi yang paling menentukan, berapa kuota pengiriman harus diterima masing-masing propinsi adalah IMM dan pusat. Untuk mendapatkan kuota yang lebih besar, jelas harus bersaing dengan propinsi lain.</p><p>Berdasarkan itu, upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengiriman dilakukan antara lain adalah; mengembangkan lobi yang lebih kuat dan membangun komunikasi yang lebih intensif dengan pusat dan IMM, mengembangkan kerjasama dengan lembaga yang menangani program sejenis baik di Jepang, maupun Negara lain dan meningkatkan kualitas calon peserta, untuk meningkatkan daya saing</p><p><strong>Mengurangi Tingkat Pelanggaran Kesepakatan Selama Magang<br
/> </strong>Pelanggaran kesepakatan peserta magang dari Jawa Tengah, walaupun dilakukan oleh jumlah yang relatif sedikit, diyakini dapat menurunkan citra peserta secara keseluruhan. Berdasarkan pengalaman empirik, pelanggaran yang paling dilakukan adalah meninggalkan perusahaan tanpa sepengetahuan IMM, untuk bekerja di perusahaan dengan motivasi untuk mendapatkan upah yang lebih tinggi, sehingga menjadi tenaga kerja ilegal. Dampak yang muncul adalah, adanya keengganan perusahaan di Jepang untuk menerima peserta dari Jawa Tengah. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meminimalisir kasus-kasus tersebut.</p><p>Berdasarkan itu, upaya yang direkomendasikan adalah; meningkatkan peran monitoring peserta selama magang, mendorong terbentuknya forum komunikasi antar peserta selama magang; membangun saluran konsultasi dan komunikasi intensif melalui internet, serta membantu jalinan komunikasi keluarga dengan peserta magang Pengembangan Program Pendampingan Pasca Magang.</p><p>Program Magang Jepang, akan memberikan kontribusi lebih besar manakala alumni magang dapat membuka usaha, sehingga dapat menyerap pencari kerja. pengalaman menunjukan, bahwa modal bukan jaminan keberhasilan untuk berusaha. Sebagian alumni berhasil, namun sebagian yang lain gagal. Penyebab kegagalan diduga karena, alumni gagap untuk mandiri, setelah sekian tahun bekerja untuk orang lain.</p><p>Upaya yang direkomendasikan adalah; pelatihan pendampingan, mendorong kelompok, usaha, untuk mengurangi resiko kegagalan, mendorong terbentuknya forum komunikasi alumni, dan mempertemukan dengan usahawan sukses untuk meningkatkan motivasi.</p><p>*) staf seksi informasi nakertras<br
/> Sumber http://kenshuseidesu.tripod.com/id33.html</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://lpkhiro.com/tips-artikel/strategi-pengembangan-program-magang-jepang/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Testimonial 2</title><link>http://lpkhiro.com/testimonial/testimonial-2/</link> <comments>http://lpkhiro.com/testimonial/testimonial-2/#comments</comments> <pubDate>Fri, 20 Jun 2008 00:44:50 +0000</pubDate> <dc:creator>LPK Hiro</dc:creator> <category><![CDATA[Testimonial]]></category> <category><![CDATA[magang jepang]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://lpkhiro.com/?p=38</guid> <description><![CDATA[Temanku namanya Joko sudah berangkat ke Jepang lewat LPK Hiro. Saya sebagai temannya sangat mendorong semoga sukses. &#8211; Aji &#8211; mahasiswa]]></description> <content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Temanku namanya Joko sudah berangkat ke Jepang lewat LPK Hiro. Saya sebagai temannya sangat mendorong semoga sukses.<br
/> <strong>&#8211; Aji &#8211; mahasiswa</strong></p></blockquote> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://lpkhiro.com/testimonial/testimonial-2/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> </channel> </rss>
